Profil dan Karir Jasper Cillessen

Nama Lengkap: Jasper Cillessen
Tempat Lahir: Nijmegen, Belanda
Tanggal Lahir: 23 April 1989 (28 Tahun)
Kebangsaan: Belanda
Klub: Barcelona
Posisi: Kiper
No Punggung: 13
Tinggi: 187 cm
Karir
2010 - 2011 : NEC
2011 - 2016 : Ajax Amsterdam
2016 -  : Barcelona
https://cdn.vox-cdn.com/

Jasper Cillessen mengawali karir sepak bola di klub lokal Belanda yang bernama De Treffers pada tahun 1996. Karena kepiawaiyannya dalam menjaga gawang, pencari bakat dari NEC/FC Oss Youth Academy menjadi sangat terkesan dan memboyong Cillessen pindah ke NEC pada tahun 2001.

Pria Belanda ini adalah kiper terbaik di Eredivisie untuk dua musim beruntun sekarang. Dia baru berusia 26 tahun tapi bisa disebut terlambat berkembang karena begitu banyak pemain yang mencapai puncak permainan di usia 23 tahun saat ini. Produk akademi NEC Nijmegen, dia bermain di Gelderland selama 10 tahun sebelum meninggalkan ibukota, terpilih sebaai pemain terbaik di regiona tersebut pada musim 2011/12. Red - fourfourtwo.com

Kelebihan
Cillessen adalah kiper serba bisa yang sangat nyaman saat menguasai bola dan memiliki refleks yang baik. Kiper berusia 26 tahun ini juga sangat aktif dalam kotak penalti, dan menjadi seorang tokoh senior di skuat muda Ajax, ia memimpin lini pertahanan dengan baik. Meskipun ia relatif pendek untuk penjaga gawang dengan tinggi 6 kaki 1 inchi, Cillessen cukup nyaman dengan bola udara dan memiliki cukup kontribusi dalam menghadapi situasi bola mati.

Kelemahan
Kelebihannya sudah terdokumentasi dengan baik: Cillessen dan tendangan penalti adalah hal yang berbeda. Dia belum pernah menyelamatkan sebuah penalti dan satu-satunya keberhasilannya yang terekam dalam video YouTube adalah untuk sebuah acara TV Belanda. Reputasi ini sayangnya akan membayanginya dia sampai dia bisa membuat penyelamatan dari tendangan penalti, dan ia akan berharap itu segera terjadi. Selain itu, meskipun Cillessen bagus dalam mengantisipasi umpan silang, ia memang memiliki kecenderungan untuk meninju bola jauh-jauh. Meskipun hal ini mungkin dibiarkan begitu saja di Eredivisie, menghadapi penyerang yang lebih baik dan alami, itu tak boleh terjadi.


close