Kejamnya Mak Vera? Artisnya Disuruh Cuci Celana Dalamnya! Gak Kuat Ingin Bunuh Diri!

slidegossip.com - Satu persatu, mantan artis Mak Vera mulai muncul ke hadapan publik dan angkat bicara. Seperti dilansir dari grid.id (16/2/2019), mereka masing-masing membuka kisah kelam dan perlakuan buruk yang dilakukan Mak Vera.

 
Mak Vera (foto: terasjabar.id)

Salah satu artis yang paling vokal membongkar sifat asli Mak Vera adalah Fahmi BBG. Fahmi mengaku sempat 5 tahun bergabung dengan manajemen yang dikelola Mak Vera.

Menurut Fahmi, selama menjadi anak didik Mak Vera, dirinya bersama teman-teman wajib melakukan apapun yang diminta atau dilarang oleh Mak Vera. Salah satunya adalah tidur di lantai waktu mereka sedang liburan di luar negeri.

Menurut Fahmi Aditian, di luar negeri pun mereka mendapat perlakuan yang tak sepantasnya. Fahmi mengaku dirinya dan teman-teman tak pernah diberikan kasur dan hanya tidur di lantai. Fahmi memang mengakui kalau selama bergabung dengan manajemen Mak Vera, ia dan teman-temannya sering diajak ke luar negeri.

Beberapa negara yang pernah mereka kunjungi antara lain Singapura, Malaysia, Hong Kong hingga Macau. Namun di balik label 'jalan-jalan' itu, mereka tetap merasakan kesedihan atas perlakuan Mak Vera.

"Selama kita liburan dan bergabung di manajemen itu, kita enggak pernah mengenal apa yang namanya kasur. Jadi kita sewa satu kamar, udah 10 orang aja gitu. Beruntung ada yang di karpet atau di kolong meja untuk mengatasi dingin," ungkap Fahmi Aditian.

"Ada yang tidur di kolong meja biasanya Ncess (Princess Nabati), biasanya (Andre) Bailing tidur di belakang gordeng untuk mengatasi dingin, karena kita enggak dapat selimut dan mbaknya (Mak Vera) enggak mau ngalah untuk kecilin AC-nya. Dia (Mak Vera tidur) di kasur, kita di bawah, ya beruntung-beruntungan ada yang dapat bantal ada yang enggak," lanjut Fahmi.

Fahmi sendiri sangat menyayangkan atas apa yang sudah ia dan teman-temannya alami. Apalagi saat itu mereka tahu kalau kondisi keuangan Mak Vera sedang bagus. Andre Bailing bahkan sempat drop karena selama 48 jam non stop ia harus menemani Mak Vera berjudi sampai tidak tidur.

"Si mbaknya (Mak Vera) izin pergi ke Bandung untuk meeting, padahal ke Singapura untuk berjudi, kalah sampai dua hari, 48 jam. Aku tanya, ‘menang enggak? Cuma balik sedikit doang katanya," jelas Fahmi.

Fahmi juga membongkar sifat asli Mak Vera yang menurutnya kasar dan sering membentak di depan umum. "Kita show di salah satu club, kita dibentak di depan orang banyak karena kita mau dijadiin artis eksklusif, enggak boleh mingle sama orang lain," ujar Fahmi.

Yang membuat Fahmi tak habis pikir, ia dan teman-temannya dilarang untuk berfoto bareng Olga Syahputra di rumah sakit. "Alasannya manajer tersebut (Mak Vera) enggak mau almarhum Olga difoto-foto, takut nanti fotonya tersebar dan ada berita aneh. Selama ini kita enggak pernah foto bareng almarhum saat koma, kita simpan rapat-rapat," kata Fahmi.

Saking takutnya foto Olga Syahputra saat di rumah sakit Singapura tersebar, Mak Vera selalu mengecek satu per satu ponsel anak didiknya jika akan keluar rumah sakit. "Setiap keluar dari rumah sakit juga dicek handphone-nya ada fotonya atau enggak, kalau ada fotonya dihapus. Kita tulus jaganya, jadi apapun yang dilarang, kita enggak lakuin," lanjut Fahmi.

Namun yang membuat Fahmi dan teman-temannya kesal adalah ternyata foto-foto saat Olga Syahputra saat terbaring koma malah ditayangkan dalam sebuah film. "Tapi saat si mbaknya (Mak Vera) buat film 'Warisan Olga', foto-foto itu muncul, foto di rumah sakit muncul, apa buat jualan juga? Kenapa ditayanginnya di film, kenapa buat kenang-kenangan kita yang jaga enggak boleh foto-foto?" sindir Fahmi.

Yang lebih menyakitkan, selama lima tahun bergabung dengan manajemen Mak Vera, baik Fahmi Aditian, Princess Nabati, Mala Barbie dan Andre Bailing punya tugas masing-masing layaknya asisten rumah tangga. Padahal niat mereka ingin menjadi artis, tapi malah diperlakukan tak wajar oleh Mak Vera.

"Princess Nabati cuci celana dalam (Mak Vera), aku nyatokin rambut, ya pokoknya ngurus semua kehidupannya juga. Pernah dimarahin cuma salah ngambil barang di depan publik dan orang TV, dibentak, padahal kita di sini cuma mau jadi artis di manajemen tersebut, bukan ba*u, bukan asisten," ujar Fahmi kesal.

"Mala angkutin beras dari mobil ke rumah, aku pas mau jenguk ibu yang sakit masih disuruh angkut keramik untuk rumahnya. Aku sempat dibawa pergi ke luar negeri, ke Macau, aku ngurusin koper segala macam, koper si mbaknya, pertnernya, abangnya, bapaknya, itu pindah-pindah dari hotel Venetian dan Galaxy, pindah terus, karena hobi casino-nya," lanjut Fahmi.

Bahkan saking tak tahan dengan perlakuan Mak Vera, dua orang anak didiknya sempat ingin bunuh diri. Puncaknya adalah saat mendiang Olga Syahputra dibawa ke rumah sakit di Singapura, di sana sikap Mak Vera menurut Fahmi mulai berubah drastis.

"Perlakuan dia sama kita kelihatan kasarnya dia, kasarnya semua kebun binatang limpahkan ke kita, fisik enggak, semuanya verbal tapi nyentuh di hati kita. Aku pernah nyoba naik motor dan mikir ayo dong ketabrak aja nih daripada selalu enggak dikasih kepercayaan sama mbaknya (Mak Vera)," kenang Fahmi.

Bukan hanya Fahmi, Andre Bailing pun sempat ingin bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 16 apartemen karena merasa tertekan. "Bailing pun tertekan dan udah capek aja, udah bertahun-tahun kayak begini, sampai berniat kayak gitu (bunuh diri) tapi kita larang. Saat Bailing mau bunuh diri, kita tahan, dia mau lompat dari apartement lantai 16 (kamar) 1601 aku inget banget itu di Singapura," kenang Fahmi lagi.
close