Dulu Cuma Pengamen, Setelah Terkenal Alami Pelecehan Seksual! Begini Nasibnya Sekarang!

slidegossip.com - "Aku yang dulu bukanlah yang sekarang. Dulu ditendang sekarang ku disayang. Dulu, dulu, dulu ku menderita. Sekarang aku bahagia". Itulah sepenggal lagu yang sempat hits beberapa tahun lalu yang dinyanyikan oleh Tegar. Pemilik nama asli Tegar Septian ini bisa dibilang satu dari sekian banyaknya penyanyi jalanan yang beruntung bisa masuk dapur rekaman.

 
Tegar (foto: instagram.com/tegar_official)

Ya, sebelum merilis lagu 'Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang' itu, Tegar hanyalah seorang pengamen jalanan yang harus bekerja demi membantu ekonomi keluarganya. Seperti dilansir dari idntimes.com (1/2/2018) lalu, setelah video ngamennya jadi trending topik, Tegar pun mendadak jadi bintang terkenal dan sering menghiasi layar kaca untuk mengisi beberapa acara.

Bukan cuma itu, Tegar juga akhirnya bisa masuk dapur rekaman dan merilis sebuah video klip dengan judul lagu yang sama dengan video viralnya saat ngamen dengan sedikit perubahan lirik. Tegar akhirnya mampu meraih popularitas tak hanya di Indonesia tapi juga sampai ke Negeri Jiran Malaysia. Tegar juga sempat mendapat julukan sebagai Justin Bieber nya Indonesia.

Namun sayang, saat xedang menikmati popularitas dan kesuksesannya, Tegar mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh manajernya sendiri. Seperti dilansir dari kapanlagi.com (12/3/2015), aksi pelecehan tersebut dilakukan oleh sang manajer saat Tegar sedang menggelar konser di Malaysia.

Kepada media, Tegar pun menceritakan kejadian buruk yang dialaminya itu. Tegar mulai merasa aneh ketika selesai show ia malah dilarang pulang oleh sang manajer yang bernama Muhammad Arif Dollah. Yang lebih mengherankan, Tegar juga dilarang menghubungi orang tuanya dengan berbagai macam alasan.

"Sudah beberapa hari (di Malaysia), mau sms bapak tapi Kak Arif bilang nggak ada pulsa lah, nggak ada baterai, nggak ada wifi, lagi meeting dulu. Gimana mau hubungin bapak, susah," kenang Tegar saat jumpa pers di Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur pada (11/03/2015) lalu.

Selama di Malaysia itu, Tegar hanya boleh tidur dengan mengenakan celana dalam. Sang manajer juga selalu memaksa untuk ikut mandi bersamanya. Selama dua bulan tak ada kabar, keluarga Tegar dan pihak label pun curiga. Akhirnya pihak keluarga dan label menyebarkan isu di Malaysia bahwa Arif akan dilaporkan ke polisi. Setelah itu Arif baru bisa dihubungi.

Tanggal 23 Januari 2015, Tegar akhirnya bisa pulang ke Indonesia dan dijemput ayahnya serta tim dari label di bandara. Tindakan selanjutnya, Tegar akhirnya dibantu oleh Komnas Perlindungan Anak untuk melaporkan kasus yang dialaminya itu ke Mabes Polri.

Lalu bagaimana kabar Tegar sekarang? Kini Tegar malah jarang terlihat di layar kaca. Bagaimana nasibnya sekarang? Rupanya kini Tegar lebih banyak mengisi acara off air baik di dalam maupun di luar negeri. Tegar juga aktif mengisi Channel YouTube nya dengan lagu-lagu terbarunya yang enak didengar. Semangat dan sukses selalu buat Tegar!
close